MARKET BRIEF ASIA : Outlook Optimis ECB Dorong Aksi Beli Dolar AS

Sep 13th 2020

Outlook Optimis dari European CentralBankyang mempertahankan kebijakan moneternya semalam nampak lebih baik dari kondisi ekonomi AS dengan tingkat klaim pengangguranmingguan yang tetap tinggi. Tetapi keteganganInggrisdan ZonaEuroterkait RUU baru yang akan mengubah kesepakatan awal Brexit, serta kebakaran hutan di pesisir barat AS memicu aksi beli dolar AS kembali sebagai aset likuid.

Peluang Pergerakan:

Emas
Harga emasditutup turun $0.37 setelah kebakaran hutan di pantai barat AS, memicu kembali minat beli dolar AS sebagai aset likuid. Berakhir pada level $1946.39.
Bila dolar AS masih terus diminati pasar dan harga menembus ke bawah level $1940, harga emas berpeluang turun menguji support $1935. Potensi rentang harga di sesi Asia: $1935 - $1953.

Minyak
Outlook melambatnya permintaan minyak mentah dan bertambahnya cadangan minyak AS telah menekan harga minyak pada hari Kamis. Turun sebesar $0.78 di level $37.00.
Sentimen oversupply dan rendahnya permintaan minyak mentah berpotensi menekan harga minyak turun menguji support $36.40. Potensi rentang harga di sesi Asia: $36.40 - $37.90.

EURUSD
Ditopang oleh outlook optimis ECB yang tidak mengubah suku bunganya di tengah kembali menguatnya dolar AS, EURUSD berakhir naik sebesar 9 pips di level 1.1814 pada perdagangan hari Kamis.
EURUSD berpotensi naik menguji resisten 1.1865 bila optimisme outlook ECB berlanjut dan harga naik ke atas level 1.1845. Data Final CPIJermanjam 13:00 WIB berpeluang menjadi penggerak pasar. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.1790 - 1.1865.

GBPUSD
Dipicu kekhawatiran akan runtuhnya perjanjian Brexit dan ancaman Ultimatum UniEropaterhadap Inggris, GBPUSD turun tajam sebesar 190 pips di level 1.2809 pada akhir perdagangan hari Kamis.
Kekhawatiran runtuhnya kesepakatan Brexit berpotensi menekan GBPUSD turun menguji support 1.2760. Laporan ekonomi Inggris jam 13:00 WIB berpeluang menjadi penggerak harga. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.2760 - 1.2855.

USDJPY
Masih diminati sebagai aset aman di tengah kenaikan saham teknologi, USDJPY berakhir turun sebesar 6 pips di level 106.13 pada hari Kamis.
Masih diminatinya yen Jepang sebagai aset aman paling stabil berpotensi menekan USDJPY turun menguji support 105.80 bila harga turun di bawah level 106.00. Potensi rentang harga di sesi Asia: 105.80 - 106.50.

AUDUSD
Berbalik menguatnya dolar AS di sesi Kamis malam telah menekan AUDUSD turun  sebesar  24 pips ke level 0.7258.
AUDUSD berpotensi naik menguji resisten 0.7295 bila harga bertahan di atas 0.7245 dan harga logam tembaga kembali menguat. Potensi rentang harga di sesi Asia: 0.7225 - 0.7295.

Indeks Nikkei
Kenaikan pada saham-saham sektor teknologi di AS masih belum mampu menopang indeks Nikkei, ditutup turun 65 point ke level 22945 di akhir sesi Kamis.
Dibuka gap atas pada pagi hari ini, Indeks Nikkei berpotensi naik menguji resisten 23115 bila harga bertahan di atas level 22975. Potensi rentang harga di sesi Asia: 22890 - 23115.

Indeks Hang Seng
Masih terfokus pada ketegangan AS -Tiongkokdan kekhawatiran terhambatnya pemulihan ekonomi dunia, menekan kembali indeks Hang Seng turun sebesar 396 point ke level 24228 di akhir sesi Kamis.
Indeks Hang Seng berpeluang turun menguji support 24000 jika sentimen ketegangan AS - Tiongkok masih menjadi kendala sentimen pelaku pasar hari ini. Potensi rentang harga di sesi Asia: 24000 - 24415 .